Politisi Muda Generasi Millenial

Anak muda ngomongin masalah politik emang bukan hal yang baru. Namun di saat sebagian anak muda cuma bisa jadi ‘ngoceh’ atau galau di dunia maya, ada satu orang anak muda yang cukup punya nyali buat terjun langsung di dunia politik. Yup, namanya Tsamara Amany, biasa dipanggil Sammy. Ada yang belum kenal?

Doi sekarang lagi kuliah semester 6 di Universitas Paramadina jurusan Ilmu Komunikasi, kelahiran 1996 selisih setahun lebih muda dari saya, hehe. Diumur yang masih sangat muda itu, ternyata doi punya cita-cita jadi Gubernur DKI Jakarta. (mungkin ini penyebab username Twitter dan IGnya: @TsamaraDKI). Doi juga pernah magang di Balai Kota Jakarta ketika Ahok masih menjabat sebagai Gubernur. Meskipun banyak yang mencibir doi ini ‘anak kencur’ yang cuma cari pamor, dia tetap pada idealismenya dan memilih mantap terjun ke politik bahkan kini sudah mendapatkan kepercayaan sebagai ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Gak cuma itu, Tsamara Amany adalah seorang co-founder dari ‘Perempuan Politik’, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang mengedukasi perempuan untuk berpolitik dan juga Penulis Buku "Curhat Perempuan".

Itu sedikit penjelasan saya tentang sosok Tsamara Amany, selebihnya bisa kalian cari sendiri di google yes!

Saya sendiri mengatahui nama Tsamara Amany ini bermula dari tulisannya yang sempat viral waktu masa pilkada DKI 2017, yg berjudul "Pak Anies, Saya Menyesal". itu tulisannya cadas banget bro :). Belakangan Tsamara makin dikenal publik usai perang argumen dengan orang nomor dua di DPR, Pak Fahri Hamzah terkait hak angket DPR atas KPK. Sikap yang tegas, komentar yang rasional, dan keberaniannya untuk menolak Hak Angket KPK yang tengah digulirkan para wakil rakyat kita di Senayan yang dinilai tidak memihak pada kepentingan rakyat banyak dan sarat unsur politik. hmm..
Gustian Ri'pi dan Tsamara Amany
Mendengar kabar bahwa Tsamara Amany ini akan berkunjung ke Malang, saya langsung mencari info terkait hal ini, kepo-in twitter dan Ig-nya akhirnya berhasil mendapat info kalo doi akan berada di Malang pada tanggal 15 September 2017, dan menjadi pembicara dalam 3 acara yang berbeda.

Dimulai dari pagi jam 08:00 acara Bedah Buku "Curhat Perempuan" yang berlangsung di UIN Maliki Malang. Saya sangat antusias mengikuti acara ini mulai dari awal sampai akhir acara. sempat juga mengajukan pertanyaan ke doi dan dapat kesempatan foto bareng wkwk.

Tsamara Amany

Tsamara Amany

Dalam buku yang dia tulis itu banyak menyinggung tentang Jokowi dan Ahok. Menurutnya Pak Jokowi dan Pak Ahok keduanya adalah sosok yang berbeda. Dan akan ada seseorang yang luar biasa kalo bisa mengkombinasikan keduanya. "Bayangin kalo ada sosok Jokowi dan Ahok pada satu orang".

Pak Jokowi adalah sosok yang tenang, santun, dan beliau melakukan pendekatan halus pada orang-orang yang gak suka sama dia sehingga mendukung kebijakannya. Sedangkan Pak Ahok orang yang ceplas-ceplos dan to the point kalo ngomong, kalo ada yang gak suka “Ayo kita ribut di depan sini.” Jadi mereka bedua kan sisi yang berbeda, dan itulah yang menarik.

"Dan kesamaan mereka yang buat aku kagum adalah mereka punya komitmen kerja luar biasa, dimana pikirannya gak bisa jauh dari rakyat meski caranya berbeda. Aku pun pengen jadi pejabat yang punya cara masing-masing, cuma punya satu hal di kepala mereka yaitu gimana caranya dengan jabatan ini kalo gue udah berhenti rakyat akan mengingat gue sebagai sosok yang memperjuangkan mereka".

Tsmara juga bercerita alasannya terjun ke dunia politik. "Politik itu harus terus kita amati. Karena sebagai anak muda aku juga gak mau segelintir orang mengambil keputusan politik atas diri kita, dan kita tidak sadar atas keputusan politik yang kita ambil. Jadi kita harus tau apa yang terjadi".

"Sebagai contohnya ada pada konteks kasus Hak Angket, kita gak mau dong lembaga yang lahir karena amanat reformasi, –apalagi aku dan teman-teman segenerasiku (generasi millennials) merupakan produk reformasi, kita gak mau kebebasan ‘tidak hidup enak’ di era reformasi karena adanya korupsi".

Okey, Lanjut ke agenda kedua, Tsamara juga menjadi salah satu pembicara dalam diskusi bersama bertema "Kontribusi Pemuda dalam Mewujudkan Pembangunan Berbasis Kerakyatan" yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Brawijaya (UB) Malang. Meski acaranya di kampus saya sendiri, tapi saya gak sempat datang di agenda ini, kelihatannya seru!


Tsamara Amany
from Instagram: @TsamaraDKI

Yang terakhir adalah acara NGOBRAS, Ngobrol Santai Tentang Indonesia. acaranya mulai jam 18:00 di Hotel Trio Indah 2. Saya kembali hadir disini dan rame banget meskipun acaranya molor sejam, tapi peserta yg hadir tetap antusias menunggu acara dimulai.

Salah satu pembahasan adalah terkait maraknya isu SARA, HOAX dan Anti pancasila. Tsamara mengatakan yang namanya Islam itu berjalan beriringan dengan Pancasila. Yang namanya Islam itu selalu menjaga NKRI. Kalau ada Islam yang mau menghancurkan NKRI dan Pancasila, itu bukan Islam Indonesia. 

Teman-teman semuanya, kita berkumpul di sini selalu ingin menjaga negeri kita. Kita tidak menerima ideologi-ideologi transnasional yang ingin mengacaukan keberlangsungan Pancasila dan NKRI. Karena Pancasila itu harganya final di Indonesia. Karena hanya Pancasila yang bisa merekatkan kita dari Sabang sampai Merauke. Jangan mau di propaganda!

Tsamara Amany
Fotografer: @febrikristiawan_


Tsamara Amany
Fotografer: @febrikristiawan_

Tsamara Amany
Fotografer: @febrikristiawan_

Tsamara Amany
Fotografer: @febrikristiawan_

Tsamara Amany
Fotografer: @febrikristiawan_

Tsamara Amany
Fotografer: @febrikristiawan_

Ahh senang banget bisa ketemu langsung dan mendapat banyak wejangan dari anak muda yg kritis dan cerdas ini. Entah kenapa, tapi somehow itu beneran kayak ngasih semangat buat diri aku pribadi, semacam ke push lagi semangatnya ! ?? 

Satu lagi bukti bahwa usia bukanlah penghalang buat mengabdi bagi bangsa dalam bentuk apapun yang kita bisa. Tsamara said:  "hidup ini bukan masalah kuantitas melainkan kualitas". Anak muda harus jadi garda terdepan melawan praktik korupsi, intoleran, dan radikalisme!. Sukses terus untuk karir politiknya kedepan ya sis Tsamara Amany dan jgn kapok2 ke malang yes!.

Tsamara Amany
Cuma dapat foto selfie. karena antri banyak bgt yg minta foto sama doi.

1 komentar:

Cakep, pinter juga, nice mas bisa ngomongin Indonesia bareng dia.

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel diatas
= > Berkomentar dengan url ( mati / hidup ) akan dihapus otomatis oleh administrator blog.