Berhutang, pasti akan ditagih

Di antara bayang-bayang persoalan seputar Pemilu 2014, ada sisi lain yang menarik. Meski belum usai, tapi hasil sudah kelihatan dari quick count. Ada yang menang, tapi ada yg kalah, gagal, hingga depresi dan stres.

Banyak yang berspekulasi dalam merebut suara dari para pemilih. Mereka mengeluarkan sejumlah uang untuk serangan fajar atau bentuk money politik lainnya, akhirnya mereka melenggang tanpa hambatan. Yang penting modal gede harus dikeluarkan.

Namun ada juga loh yang sudah keluar modal, tapi tetap kalah akhirnya stres dan masuk rumah sakit jiwa. Biasanya mereka yang stress adalah mereka yg pake modal ngutang, Berani ngeluarin duit tapi ternyata ngutang sana-sini. Akhirnya jadi gila atau pura-pura gila demi menghindari debt collector karena ditagih hutang. Duh parah.
Caleg gaga dan stress
Sumber gambar dari sini

Maklum sih, karena bagi sebagian besar kita, politik erat kaitannya dengan uang. Kita tau bahwa menjadi caleg ataupun capres pasti membutuhkan biaya yang besar. Jutaan bahkan Miliaran Rupiah mesti menguap untuk mendapatkan jabatan yang diinginkan.

Selanjutnya kita tau efek yang terjadi. Ketika terpilih, semua berlomba-lomba untuk balik modal. Yang mengeluarkan uang sendiri berusaha balik modal lewat jalur korupsi. Yang berhutang pada pengusaha, berusaha untuk membayar dengan pembagian jatah proyek, pengurangan pajak dan manipulasi lainnya.

Melihat fenomena caleg gagal ini, saya teringat dengan sebuah statement dari pak Anies Baswedan yg mengatakan “Berhutang, pasti akan ditagih”.

Meski peluangnya untuk jadi capres saat ini kecil, setidaknya Anies Baswedan telah memberikan contoh berpolitik yang bersih. Ketika beliau ikut konvensi Capres di Partai Demokrat, beliau tidak merogoh kocek yang banyak untuk menyampahi sudut kota dengan poster-poster dan baliho. Pernahkah anda melihat satu lembar baliho Pak Anies di kota anda? Pernahkah beliau iklan video tentang Pak Anies di TV-TV? Sebuah kampanye bersih dan inspiratif. Bersih karena tak melibatkan politik uang. Hal ini karena beliau sadar, “berhutang, pasti akan ditagih”.

Coba kamu search “Caleg gagal” atau “Caleg stress” di google. Ada begitu banyak. Ada caleg yg meminta warga agar uangnya dikembalikan, minta kompor gasnya dikembalikan, minta sumbangannya ke masjid dikembalaikan, ada yang memblokir jalan yg telah ia bangun. salah satunya yg saya screen shoot dibawah ini sumbernya dari Kompas. Entah benar atau tidak, tapi kisahnya benar-benar memprihatinkan, tapi sedikit lucu juga.
Caleg Stress, caleg gagal

Semoga menjadi pembelajaran buat kita semua, menjadi pelajaran buat para caleg, parpol, dan pelajaran bagi system politik kita yg berlaku saat ini yang memang terkesan “mahal”.

Bagaimana dengan pemilu di daerah anda? Punya kabar tentang caleg gagal?. Oiya kemarin baru saja diadakan UN, saya khwatir mereka yg gagal (tidak lulus) juga ikutan stress. Jangan ya, hehe..

7 komentar:

  1. aku kira bahas apa.. tuhkan aku jadi inget utangkuuu. kakak tanggung jawab:{

    BalasHapus
  2. Oh ini kenapa alasan anies baswedan hanya menggunakan gambar infograph daripada memenuhi jalan. Nice kak. Sepertinya calon pemimpin yang sukses tuh doi

    BalasHapus
  3. "Selanjutnya kita tau efek yang terjadi. Ketika terpilih, semua berlomba-lomba untuk balik modal. Yang mengeluarkan uang sendiri berusaha balik modal lewat jalur korupsi." bener sob,duit 50rb diganti ama nasib negara 5 tahun kedepan

    BalasHapus
  4. haha.. itu caleg udah kalah, ditambah lagi dgn mempermalukan diri sendiri pada khalayak banyak :D

    BalasHapus
  5. ada, udah beberapa yg diamankan pihak rumah sakit jiwa....

    #namanya juga usaha, ada ruginya..... tapi kalo untung, pasti ngerugikan orang lain 'politik'

    BalasHapus
  6. mending bunuh diri aja kali ye.. :v

    BalasHapus
  7. Lah? Kok minta dibalikkin? Udah ngasih masa minta dibalikkin? Ih, ga ikhlas ya? Dosa loh! #apasih.
    Btw, kasihan caleg yg gagal trs sampai depresi gitu. Okelah #CalegRapopo.

    BalasHapus

I'm believe that feedbacks and suggestions of service users are part of trigger for me for moving forward to better direction. Submit Questions, Suggestions and Feedback to me through this form.