Toraja International Festival 2013


Visit Toraja - Tana Toraja adalah sebuah daerah dataran tinggi. Tepat berada di jantung Sulawesi yang sesak dikelilingi pegunungan tinggi menjulang. Untuk menuju Toraja, kita harus naik turun menembus pegunungan yang berjajar mulai dari Sidrap, Enrekang hingga Toraja. Melewati jejalanan berkelok-kelok. Panjang serasa tiada akhir. Butuh waktu 8 jam perjalanan dari Makassar, ibu kota Sulawesi Selatan sejauh 350 km.
Ke'te' Kesu', Objek Wisata Populer di Toraja
 Kete' Ketsu  Miniatur Asli Toraja yang Mistis Eksotis

Para traveller menyebut Tana Toraja adalah sebuah daerah wisata yang istimewa di Indonesia bahkan di dunia. Patricia Schultz (2000) dalam bukunya, menempatkan Tana Toraja sebagai 100 tempat yang harus dikunjungi sebelum mati. Tana Toraja memiliki kekhasan budaya yang harmonis dengan alam yang memesona. Bagi orang yang pernah mengunjunginya, eksotikanya tiada tara di dunia.

Terance W. Bigalke dalam A History of Tana Toraja (1981) menyatakan bahwa Tana Toraja sebagai museum hidup sebuah kultur tradisional yang lestari berabad-abad. Suku Toraja merupakan suku yang masih memegang teguh budaya khas Austronesia yang asli. Di Tana Toraja, kita bisa menjumpai rumah khas, pekuburan batu, goa, dan pohon, upacara adat yang berlangsung sejak masa leluhur mereka berabad-abad silam.

Secara sosial, dalam Tana Toraja: a social history of an Indonesian people (2005) juga karya Terance W. Bigalke, disebutkan Toraja dapat menjadi contoh sebuah tradisi leluhur berakulturasi dan selaras dengan agama. Mayoritas masyarakat Toraja memeluk agama Kristen Protestan atau Katolik, tetapi setiap upacara tetap harus melandaskan pada ajaran leluhur. Inilah yang disebut sebagai ‘aluk’ yakni adat yang merupakan kepercayaan, aturan, dan ritual tradisional ketat yang ditentukan oleh nenek moyangnya.

Tana Toraja pada akhir bulan Desember 2013, baru saja mengadakan sebuah event berskala internasional yakni Toraja International Festival 2013. Event ini menampilkan berbagai ciri khas budaya Toraja, mulai dari seni musik, seni pahat, dan tekstil. Acara tersebut dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marie Elka Pangetsu, serta dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.
 
Mari Elka Pangetsu, Buka Toraja Internasional Festival
Mari Elka Pangetsu, Buka Toraja Internasional Festival (sumber gambar : TribunNews.com)
Toraja International Festival 2013 juga menampilkan para musisi dari berbagai negara lewat acara World Music Camp Festival, pada tanggal 29-30 Desember 2013 yang diadakan di Bumi Perkemahan Bukit Ge'tengan, Kota Makale. Para musisi dari negara-negara seperti Zimbabwe, Kanada, Prancis, Kazaktan, menampilkan musik khas negara mereka masing-masing. Tidak hanya itu saja, beberapa musik khas Indonesia, seperti Kolintang (Sulawesi Utara), Rebana Betawi (Jakarta), Saleum (Aceh) juga akan ditampilkan di World Camp Music Festival ini.
 
musisi-kazakhstan-tampil-di-toraja-international-festival
musisi-kazakhstan-tampil-di-toraja-international-festival
Tak ketinggalan juga, tari-tarian khas Toraja seperti Manimbong dan Tari Kecak dari Bali juga ditampilkan. Di Toraja International Festival 2013 ini juga diadakan workshop fotografi dan workshop seni cukil Toraja, workshop tari pa'gellu' dan musik pompang dari Toraja, serta demo pembuatan Toraja Melo (Tenun Toraja).
 
tari pa'gellu' dan musik pompang dari Toraja
tari pa'gellu' dan musik pompang dari Toraja
Toraja International Festival (TIF), nampaknya akan menjadi agenda tahunan di kabupaten Toraja. Bagi anda yang belum sempat mengikuti acara tersebut, masih ada kesempatan untuk menyaksikannya di tahun-tahun berikutnya. Dapatkan info seputar Tana Toraja melalui website Toraja Travel Blog, Kabar Toraja, atau Toraja Cyber News



20 komentar:

  1. Wih bagus nih artikelnya nambah pengetahuan, indonesia emang kaya budaya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku bangga jadi orang indonesia :). makasih sudah mampir :D

      Hapus
  2. suatu saat, saya harus ke Toraja :D

    BalasHapus
  3. ingat toraja, jadi teringat dua hal, pertama: teman lama orang toraja yang telah lama tak bertemu, kedua: sapi, karena di toraja upacara adatnya banyak berhubungan dengan sapi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, udah pernah ke toraja mbak?

      eh, itu bukan sapi tapi kerbau :D

      Hapus
  4. toraja emang indah. ada cinta di toraja :)

    BalasHapus
  5. woh bikin liputannya juga bro? sip sip keren, mendukung majunya destinasi wisata sulawesi selatan, anyway di tempat gw ada video liputannya http://repyssa.blogspot.com/2014/01/toraja-international-festival-2013.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. mantap. mari majukan destinasi wisata daerah

      Hapus
  6. Saya mempunyai banyak teman asal toraja yg sering menceritakan indahnya alam dan budaya toraja. Pengen banget kesana tapi belum punya waktu yg pas .

    BalasHapus
    Balasan
    1. kapan-kapan semoga bisa kesana :)

      Hapus
  7. wah,, kerenn!!!!! kapan yah gua bisa ksana

    BalasHapus
    Balasan
    1. ntar gue culik loh kesana, mau gak? haha

      Hapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. Keren blognya bro..!!! kalau ada waktu mampir2 kesini bro http://portalsolata.blogspot.com/
    slam knal.

    BalasHapus

I'm believe that feedbacks and suggestions of service users are part of trigger for me for moving forward to better direction. Submit Questions, Suggestions and Feedback to me through this form.