Coban Talun, 15 Derajat Celcius (Diklat XI TEGAZS)

Kala itu pagi masih buta. Dengan kaos merah bergambar Ir. Soekarno, aku meluruskan niat dan melangkahkan kaki keluar dari kenyamanan di kamar kost. Kulangkahkan raga ini menuju sekbet UKM. pagi itu saya dan teman-teman akan mengikuti serangkaian acara Diklat lapangan XI TEGAZS.

TEGAZS..!!! (Tim Penanggulangan Penyalahgunaan NAPZA dan HIV AIDS)., Ya itulah namanya. Sebuah UKM pilihan saya di kampus perjuangan ini. Sebelum resmi menjadi anggota, saya harus mengikuti serangkaian acara diklat terlebih dahulu. Diklat Lapang diadakan pada tanggal 22-24 November 2013 di Coban Talun, kota Batu.


Kini tibalah waktunya diklat lapang itu digelar. Kira-kira jam 6 lebih, Ferrari Pink (red: angkot) yang mengangkut kami sudah mulai mendekat ke Lokasi diklat XI TEGAZS. aroma rasa dingin pun mulai tercium dan menusuk kulit ini. Lima belas derajat celcius? Brrrrrr! Saya tidak tahu pasti berapa angkanya, tapi angka 15 ini setidaknya bisa menggambarkan betapa dinginnya cuaca yang saya rasakan selama berada di lokasi diklat itu.


Pada hari kedua, pagi itu agendanya adalah tracking. Daerah coban talun memang merupakan sebuah alam terbuka sehingga baik untuk mengadakan camping dan tracking. Saya dan teman kelompok 1 (ada 9 orang) berangkat pertama. Dari pos yang satu ke pos yang berikutnya kami telusuri sambil menikmati pemandangan alam desa tersebut. (untung gak kesasar..), hingga akhirnya finish pada pos terakhir tanpa kekurangan satu hal pun.


Menjelang malam, rasa dingin kembali terasa merasuk kulit ini serasa berada di kutub. Malam terakhir itu diisi dengan acara malam inagurasi, satu persatu kelompok menampilkan hiburan yang mampu sedikit mengobati menutupi rasa lelah usai tracking dan rasa dingin pada malam itu..!


Hari ketiga, kira-kira jam 4 subuh kami sudah dibangunkan untuk berangkat ke lapangan mengikuti kegiatan. Brr.. dingin serasa dipeluk putri salju (halah.. ngayal :p) ku rasakan ketika keluar dari dalam tenda.  Acara waktu itu adalah Pencarian Pin. ditengah suasana gelap yang masih menyelimuti lokasi. Pencarian pin ini adalah rangkaian acara terakhir yang sempat membuat frustasi juga, karena saya tak kunjung mendapatkan pin saya. Dengan bantuan teman-teman, saya akhirnya mendapatkan pin tersebut. 




Usai pencarian pin saatnya bersantai dengan games-games seru yang disajikan panitia. dan saya pernah kena hukuman gara-gara melakukan kesalahan dalam game itu. buset,, hukumannya di suruh ngerayu cewek bro! rasanya pengen kabur aja waktu itu.


Selain games, panitia juga mengadakan senam, plus goyangan BANANA yang dipopulerkan oleh mbak Fitri. :D gokil abiss. Entah siapa yang menciptakan, mendadak goyangan itu nge-trend di UKM Tegazs.


Itulah cerita dan kenangan singkat saya mengikuti diklat tegazs. Selamat tinggal Coban Talun, terima kasih buat 15 Derajat Celcius-nya. Acara yang melelahkan, butuh kesabaran namun seru juga. Kini saya sudah bergabung menjadi bagian dari keluarga TEGAZS. Semoga betah dan bisa berkontribusi aktif, dan bisa berbuat banyak bagi masyarakat. 

Terima kasih buat kakak-kakak panitia diklat :p

= > Silahkan berkomentar sesuai artikel diatas
= > Berkomentar dengan url ( mati / hidup ) akan dihapus otomatis oleh administrator blog.